Hidrogen peroksida (H2O2) adalah cairan bening , agak lebih kental daripada air, yang merupakan oksidator kuat.
Senyawa ini ditemukan oleh Louis Jacques Thenard pada tahun 1818.
Sebagai bahan kimia anorganik dalam bidang industri, teknologi yang
digunakan untuk Hidrogen Peroksida adalah auto oksidasi Anthraquinone.
Dengan ciri khasnya yang berbau khas keasaman dan mudah larut dalam air,
dalam kondisi normal (ambient) kondisinya sangat stabil dengan
laju dekomposisi kira-kira kurang dari 1% per tahun. Salah satu
keunggulan Hidrogen Peroksida dibandingkan dengan oksidator yang lain
adalah sifatnya yang ramah lingkungan karena tidak meninggalkan residu
yang berbahaya. Kekuatan oksidatornya pun dapat diatur sesuai dengan
kebutuhan
Bahan baku pembuatan hidrogen peroksida adalah gas hidrogen (H2) dan
gas oksigen (O2). Teknologi yang banyak digunakan di dalam industri
hidrogen peroksida adalah auto oksidasi Anthraquinone.
Salah satu keunggulan hidrogen peroksida dibandingkan dengan
oksidator yang lain adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Ia tidak
meninggalkan residu, hanya air dan oksigen. Kekuatan oksidatornya pun
dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh dalam industri pulp
dan kertas, penggunaan hidrogen peroksida biasanya di kombinasikan
dengan NaOH atau soda api. Semakin basa, maka laju dekomposisi hidrogen
peroksida pun semakin tinggi
Karena Hidrogen Peroksida adalah oksidator yang kuat, bahan ini dimanfaatkan manusia sebagai bahan pemutih (bleach), disinfektan, oksidator, dan sebagai bahan bakar roket.
Kebutuhan industri akan hidrogen peroksida terus meningkat dari tahun
ke tahun. Sampai saat ini Indonesia masih melakukan impor untuk
menutupi kebutuhan di dalam negeri.
Hidrogen Peroksida adalah bahan pemutih yang paling tepat dan efisien
untuk tekstil. Hidrogen peroksida dijual bebas, dengan berbagai merek
dagang dalam konsentrasi rendah (3-5%) sebagai pembersih luka atau
sebagai pemutih gigi (pada konsentrasi terukur). Dalam konsentrasi agak
tinggi (misalnya merek dagang Glyroxyl®) dijual sebagai pemutih pakaian
dan disinfektan. Penggunaan hidrogen peroksida dalam kosmetika dan
makanan tidak dibenarkan karena zat ini mudah bereaksi (oksidan kuat)
dan korosif.
Hidrogen Peroksida juga dipergunakan untuk membersihkan air limbah yang
tercemar polusi seperti : Hidrogen Sulfida (H2S), Phenilics, Cyanides,
dan unsur lain yang terdapat dalam limbah air
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogen_peroksida
No comments
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Search
Sections
Labels
Slider
4-latest-1110px-slider
Comments
4-comments
Latest blog posts
3-latest-65px